Tanpa Sadar Buka Celana
Malam itu ruang tamu mereka hanya diterangi lampu redup dan suara televisi yang pelan. Rina, dua puluh sembilan tahun, tubuhnya hangat dan sedikit lembap setelah mandi, bersandar di sofa dengan kepala terkulai di paha suaminya. Dimas, tiga puluh dua, masih memakai celana training longgar. Ia sendiri juga lelah, satu tangan mengelus rambut Rina sambil setengah memperhatikan layar. Rina mengantuk berat. Napasnya pelan, bibirnya sedikit terbuka. Tangannya yang lemas bergerak tanpa arah, jari-jari meraba kain celana Dimas seperti sedang mencari sesuatu dalam mimpi. Ia tidak sadar jarinya sudah menemukan tali celana, menariknya longgar, lalu menyelip ke dalam. Kulit hangat Dimas terasa di ujung jarinya. Kontol suaminya, yang tadinya lunak, mulai bereaksi pelan di bawah sentuhan tidak sadar itu. Dimas menahan napas. Ia melihat tangan istrinya bergerak sendiri, membuka celana trainingnya sampai pinggang turun sedikit. Boxer ikut tersingkap. Kontolnya yang mulai tegang keluar, batang tebal han...